Disnak Gelar Rakor Upsus Siwab 2019 Tingkatkan Populasi Sapi




Tribunus-antara.com  - Upaya peningkatan produktifitas sapi terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pasuruan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni dinas peternakan dan ketahanan pangan.Salah satunya yaitu dilaksanakannya rapat koordinasi Inseminator.Rakor ini kata  Ari Widodo,kabid produksi ternak digelar dalam rangka Persiapan Pelaksanaan UPSUS SIWAB atau Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting di tahun 2019 ini.
   
"UPSUS SIWAB ini harus benar-benar kita persiapkan,dimana capaian keberhasilan inseminasi buatan harus tercapai sesuai target," katanya pada Tribunus-antara.com diruang kerjanya mewakili kepala dinas peternakan dan ketahanan pangan kabupaten Pasuruan Drh.Irianto.MM.
   
Bertempat di salah satu rumah makan di Beji,rakor yang dihadiri 40 orang anggota Paguyuban Lembu Jantan Sejahtera Pasuruan yang tak lain adalah wadah atau paguyuban inseminator di kabupaten Pasuruan.Selaku narasumber pada rakor tersebut tampak Drh.Ita Marita.MSi yang tak lain adalah kasi pembibitan di dinas terkait selain memberikan arahan kepada inseminator,gelaran rakor kali ini diharapkan bisa menyamakan persepsi tentang regulasi serta aturan main program UPSUS SIWAB di tahun 2019 ini."Sehingga kita perlu sharring agar bisa sejalan agar strategi yang kita laksanakan bisa memenuhi target,"jelas Ari.
     
Bukan itu saja,masih kata kabid produksi ternak ini,bahwa  evaluasi tetap dilakukan utamanya evaluasi UPSUS SIWAB ditahun sebelumnya atau tahun 2018.
   
Dinas perternakan berharap terlaksananya rakor tersebut bisa lebih meningkatkan pemahaman inseminator atau petugas IB, utamanya capaian target jangka panjang yang harus tercapai.Agar pendapatan peternak sapi meningkat dan bisa sejahtera bahkan populasi sapi,akseptor sapi juga demikian.Telebih kabupaten Pasuruan mampu ber-swasembada daging.
   
"Kami harap inseminator benar-benar paham regulasi UPSUS SIWAB tahun ini dimana para inseminator juga harus meningkatkan kenerjanya secara maksimal agar pendapatan para peternak bisa meningkat,"terang kabid produksi ternak.   

(TATAK WIYONO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.