Pembukaan Safari Taraweh Pemkab Kulon Progo




Kulon Progo.  Rabu malam, 08 Mei 2019, pukul 19.00-21.30 WIB, bertempat di Aula Gedung DPRD Kulon Progo, dilaksanakan Pembukaan Safari Teraweh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo 1440 H/2019 M,  dengan imam KH. Wahib Jamil, Sag.M.Pd.

Safari Taraweh tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo), Komandan Kodim 0731/Kulon Progo (Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md.), Waka Polres Kulon Progo (Kompol Dedy Surya Dharma. SIK), Kapten Lek Supratman mewakili Dansatradar 215/Congot,  Ketua DPRD Kulon Progo (Akhid Nuryati), Forkopimda Kabupaten Kulon Progo, Pimpinan OPD Pemkab Kulon Progo, Camat se-Kulon Progo.

Ketua DPRD daalam sambutannya mengatakan bahwa Safari Ramadhan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan tali silahtirahim,  memperkuat kebersamaan,  solidatitas, kasih syaang sesame.  Puasa ini kita jadikan wahana pengendalian diri, melatih kita tidak berbohong,  sabar kepada sesama dan merupakan implementasi ajaran Islam. Kami berpesan  selama bulan romadhon jangan lah menebarkan kebencian dengan unjukrasa dimana mana.   Pasca pemilu tentunya kita harus kembali bersatu untuk membangun kembali bangsa dan negara,jangan ada lagi permusuhan dan perselisihan

Jazil Ambar selaku Panitia menyampaikan bahwa Safari Teraweh merupakan agenda rutin setiap tahun yang dinanti masyarakat. Kegiatan ini sebagai media untuk meningkatkan  iman dan taqwa,  meningkatkan kebersamaan dan suasana kondusif dalam masyarakat.  Pelaksanaan safari teraweh dilakukan sebanyak 14 kali mulai malam ini sebagai pembukaan dan keliling disetiap kecamatan terakhir penutupan di Rumdis Bupati.  Pada setiap pelaksanaan safari teraweh akan diberikan bantuan dari Baznas kepada Takmir Masjid, 3 orang pedagang kecil dan kaum duafa yang ada di sekitar masjid setempat.

Wabub Kulon Progo dalam sambutannya mengatakan bahwa setelah resmi dibuka pada malam hari ini, Tim Safari Tarawih Kabupaten Kulon Progo akan melaksanakan Safari Tarawih sesuai jadwal. Semoga  melalui kegiatan ini akan semakin mempererat hubungan tali silaturahmi antara Tim Safari Tarawih Pemerintah Kabupaten dengan warga masyarakat yang dikunjungi.   Selain melaksanakan Shalat Tarawih secara

berjamaah dan mendengarkan tausiyah dari para penceramah, tentu dalam momen tersebut juga dapat digunakan sebagai media untuk membicarakan berbagai hal yang menyangkut pembangunan dalam segala aspek bersama Aparatur Pemerintah Desa, Aparatur Kecamatan,  maupun dengan warga masyarakat setempat.

Bertemu langsung dengan warga masyarakat merupakan kesempatan emas bagi Tim Safari Tarawih Kabupaten untuk menginformasikan, membahas dan mengevaluasi berbagai hal terkait dengan pembangunan fisik maupun non fisik yang memang sangat dibutuhkan warga masyarakat yang dikunjungi.

Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Kulon Progo, marilah kita jalankan ibadah puasa ini dengan baik, dan selalu menjalankan shalat berjamaah di Masjid, memperbanyak amal ibadah serta meningkatkan zakat, infaq dan shodaqoh. 

Mari kita jaga kualitas bulan suci ramadhan, dengan meningkatkan rasa ukhuwah, kedamaian, ketentraman, dan kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan sejuk sampai datangnya bulan syawal, sehingga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, dan kembali suci di hari kemenangan nanti.  Kami mengajak kepada Bapak/ibu/Saudara sekalian marilah kita optimalkan kegiatan Safari Tarawih ini, sehingga selain kita akan meraih pahala yang berlipat ganda, kita juga akan mendapatkan kesempatan untuk melayani warga masyarakat secara langsung.

KH. Wahib Jamil dalam tausiahnya mengatakan bahwa semua kebaikan dan keburukan yang kita lakukan akan kembali pada diri kita masing-masing, maka dari itu kita harus berbuat yang terbaik.  Ketika ada yang mendapatkan rejeki atau kenikmatan  pasti ada  orang yang tidak senang itu adalah dinamika kehidupan semoga dengan puasa akan menjauhkan rasa iri dan dengki.


Barang siapa yang menjalankan puasa dan sholat lail akan di hapus semua dosanya. Keistimewaan puasa yaitu sesungguhnya puasa milik Allah dan Allah yang akan menganti dan membalasnya, untuk itu kita harus melakukan dengan ikhlas agar puasa kita diterima.  Pemerintah saat ini sudah tidak dipercaya oleh beberapa kelompok masyarakat seperti KPU karena ketidak jujuranya,  semoga dengan puasa ini kita sadar, tidak akan mendolimi sesama,  jujur dan hati nurani kita, dapat terbuka bahwa yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

Kegiatan berlangsung dengat tertib dan khidmad serta berakhir dalam keadaan aman.  (Pendim 0731/KP).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.