Satgas TNI Di Belu Permak Lahan Tidur, Dan Ini Hasilnya





Belu, NTT - Dalam rangka mempererat hubungan tali silaturahmi dengan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia - Timor Leste, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ mengolah lahan tidur menjadi tempat bercocok tanam sayur-mayur bersama kelompok tani dan melakukan pemanenan hasil bercocok tanam bersama warga Dusun Dubasa A, Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Sebagaimana kita ketahui bersama, mayoritas masyarakat di perbatasan memiliki mata pencaharian sebagai petani, sehingga Pos Dafala yang berada dibawah jajaran Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ berinisiatif untuk mengembangkan kegiatan bercocok tanam dengan membentuk kelompok tani bersama warga sekitar yang berada di sekitar lingkungan pos mereka.

Melalui pemanfaatan lahan tidur, Pos Dafala mencoba membuka lahan perkebunan untuk bercocok tanam guna memberikan gambaran kepada warga yang berada di sekitar pos mereka, sehingga diharapkan dapat memotivasi semangat dan kemauan masyarakat perbatasan untuk bercocok tanam secara maksimal.

Di lain tempat, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa personel Pos Dafala berupaya untuk meningkatkan perekonomian warga yang berada di sekitar mereka dengan berinsiatif membentuk kelompok tani guna memanfaatkan lahan tidur yang ada di sekitar lingkungan pos, sehingga diharapkan akan memotivasi semangat warga dibidang pertanian.

"Waktu istirahat dimanfaatkan oleh personel kami yang berada di Pos Dafala bersama kelompok tani yang mereka bentuk, secara bersama-sama mereka membuat galangan-galangan yang akan digunakan sebagai sarana untuk bercocok tanam, sehingga warga yang melintasi pos dapat melihat secara langsung tahap-tahap dalam bercocok tanam," jelasnya.

Dengan berbekal ilmu pengetahuan tentang bercocok tanam yang telah diberikan sebelum berangkat ke daerah penugasan, kelompok tani Pos Dafala memulai pembukaan lahan untuk bercocok tanam pada awal memasuki musim penghujan yaitu sekira bulan Desember tahun lalu yaitu tahun 2019.

"Saat ini kelompok tani dengan anggota 5 orang warga yang berada di sekitar Pos Dafala tersebut telah berhasil memanen sayur mayur berupa kangkung, sawi, timun, cabai, mentimun, kacang panjang dan jagung," ucap Dansatgas.

Terlihat 5 orang personel Pos Dafala yang dipimpin oleh Sertu Ariantoni selaku Wadanpos Dafala bersama 5 orang warga Dusun Debusa A Desa Dafala yang berada di sekitar pos sedang memanen sayur-mayur yang telah mereka usahakan selama musim hujan ini dengan raut wajah gembira.

"Harapan saya selaku Dansatgas, agar mereka selalu dapat menjalankan tugas pokok menjaga keutuhan wilayah NKRI secara maksimal, serta keberadaan mereka di tengah-tengah masyarakat hendaknya dapat menjadi solusi dan pengaruh positif guna membantu mengatasi permasalahan sosial warga perbatasan," imbuh Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Dominggus (41) salah seorang anggota kelompok tani Pos Dafala menyampaikan ucapan terima kasih terhadap bimbingan-bimbingan yang dilakukan oleh Pos Dafala sehingga mereka dapat menikmati hasilnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, khususnya dari Pos Dafala yang telah mengajak kami untuk mengolah lahan kosong di sekitar pos mereka, sehingga kami mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang bercocok tanam dan menikmati hasilnya," tuturnya. (Satgas Yonif R 142/KJ)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.