Batalyon Infanteri Para Raider 503/ Mayangkara Berhasil Mengakhiri Pertikaian 3 Suku di Desa Kashege, Provinsi Tanganyika Kongo



Pen Satgas Indo RDB Monusco,- Satuan Tugas (Satgas) TNI Batalyon Infanteri Para Raider 503/Mayangkara yang tergabung dalam Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) berhasil mengakhiri pertikaian 3 suku di Desa Kashege, Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Kamis (25/06/2020) ditandai dengan menyerahnya 29 orang milisi yang terdiri dari 13 Orang dari Kelompok Milisi Persi Kaomba pimpinan Mr. Mukonga Faliala, 7 Orang dari kelompok Milisi Aleluya pimpinan  Bilenge Shindano dan 9 orang dari Kelompok Apa na Pale pimpinan Mr. Kisidja Mwenge Salumu serta penyerahan 24 senjata api yang terdiri dari  21 pucuk senjata jenis AK-47, 3 Pucuk Senjata Api Rakitan, 15 buah magazen, 51 busur panah beserta 63 anak panah.
.
Demikian disampaikan Komandan Satgas TNI Konga RDB Monusco Kongo Kolonel Inf. Daniel Lumbanraja, pada saat penyerahan  24 (dua puluh empat)  pucuk senjata api dan puluhan panah oleh tim Long Range Mission (LRM) Kompi Bravo IndoRDB yang dipimpin oleh Kapten Inf. Nuzul Andri Sudjatmiko dan Letda Inf. Eka Rahmat Maiputra
kepada staf Monusco dalam hal ini Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) yang juga dihadiri oleh Head of Office (HoO) Monusco wilayah Kalemie
sebagai bentuk kesepakatan perdamaian antara tiga kelompok yang selama ini bertikai untuk memperebutkan kekayaan alam yang ada di daerah tersebut .
.
Dalam penyampaiannya  Kolonel Inf. Daniel Lumbanraja  mengatakan  bahwa keberhasilan tim LRM Satgas TNI Konga XXXIX-B Monusco Kongo untuk memediasi ketiga suku dan memperoleh 24 (dua puluh empat) pucuk jenis AK-47 tersebut merupakan bentuk pelaksanaan dari mandat PBB yaitu Protection of Civilian (POC) atau perlindungan warga sipil serta kepercayaan dari ex-combatan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-B Monusco Kongo yang bekerjasama dengan tokoh adat baik itu kelompok perci Kaomba, kelompok Aleluya maupun kelompok Apa Napaledi wilayah Area of Responsibility COB  Kompi Bravo IndoRDB yang dipimpin Mayor Inf. Dikdik Sukayat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.