Pemadaman Aliran Listrik Yang di Duga di Lakukan Oleh Oknum Anggota TNI AL (PUSLATSUS)



Kejadian memadamkan aliran listrik yang mengaliri ds. Semedusari kec. Lekok kab. Pasuruan diduga dilakukan oleh  oknum TNI AL ( puslatsus ) dengan cara mengambil sekering ( HN ) pada gardu listrik yang letaknya di dsn. Kedundung ds. Watuprapat kec. Nguling kab. Pasuruan yang mana kejadian tersebut di ketahui warga dan selanjutnya oknum TNI AL dibawa ke balaidesa semedusari

Dengan kejadian pemadaman listrik tersebut, telah dilakukan sebanyak 7 kali dan dengan tindakan perusakan rumah saudara H NUR HASAN dan warga lain, pihak keluarga akan melaporkan kejadian tsb ke Polres Pasuruan Kota, sehingga dari kejadian tersebut warga marah dan bersama sama mendatangi balaidesa semedusari untuk meminta pertanggungjawaban oknum TNI AL ( puslatsus ).

Akibat dari perusakan tersebut Saudara. Makruf, 29 th, swasta mengalami luka tangan dan kepala (kibar hantaman batu), Saudari. Supaha, 60th, ibu rumah tangga,  mengalami luka ditangan dan sempat pingsan, Uang milik sdr. Mustofa sebesar 1.500.000 dan Telefon gengam yang ditaruh di atas TV dalam rumah  hilang

Telah dilaksanakan koordinasi untuk melaksanakan evakuasi 3 anggota TNI AL tsb,  yang dihadiri oleh Camat Lekok, Camat nguling, Mayor DEDI, Kapolsek Lekok, Kapolsek nguling, Kades semedusari

Dalam proses evakuasi ketiga oknum sempat terjadi hambatan dikarenakan warga menolak agar pelaku tidak bibawa, namun dengan pelaksanan himbauan dan penggalangan, Dilaksanakanlah evakuasi terhadap terduga pelaku ( oknum TNI AL ) dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ituasi ds. Semedusari kec. Lekok kab. Pasuruan kota kembali dalam keadaan aman dan kondusif

Mayor DODI ( TNI AL / Perwira dinas Makolatmar ) memberikan himbauan kepada warga ds. Semedusari

Himbauan Kapolsek Lekok ( AKP MIFTAKHUL, SH ) bahwa terkait dengan kasus ini akan diproses secara hukum dan warga memberi jalan agar terduga pelaku bisa di bawa ke Mapolres Pasuruan Kota

Adapun Himbauan dari tokoh masyarakat sekitar Ustadz H Supian meminta tolong agar masyarakat sadar dan sabar, bahwa terkait pencurian sudah tertangkap, agar masalah ini diserahkan kepada TNI dan kepolisian

Ungkap Wakapolres Pasuruan Kota tentang kejadian ini yaitu "saya akan memeriksa dan mendalami pelaku untuk dilakukan proses hukum dan juga akan melaksanakan lidik dan sidik untuk mengungkap otak pelaku"

(Karim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.