Arahan Perdana Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. Kepada PJU, Pamen dan Kapolres Jajaran

 



Banjarmasin - Pasca dilantik sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) yang baru, Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. memberikan arahan kepada para Pejabat Utama, Pamen dan Kapolres Jajaran Polda Kalsel, Kamis (3/12/2020) pukul 10.00 Wita.


Kegiatan acara arahan pimpinan (AAP) Kapolda Kalsel tersebut berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel dengan dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., dan Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si.


Dalam arahan perdananya ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. mengingatkan kepada seluruh personil Polda Polda Kalsel agar terus melakukan upaya pencegahan Virus Corona atau Covid-19.


“Saya berharap kepada seluruh personil Polda Kalsel agar segera memeriksakan diri apabila kondisi tubuh kurang sehat, guna mengantisipasi terpaparnya Virus Corona atau Covid-19,” tutur Kapolda Kalsel.


Upaya pencegahan Covid-19, katanya, harus selaras dengan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang menjadi Program Nasional Pemerintah.


Hal lain yang menjadi prioritas kerja Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. diawal jabatannya sebagai Kapolda Kalsel adalah Pengamanan Pilkada Serentak 2020.


Menurutnya, menghadapi Pilkada yang akan segera berlangsung pada 9 Desember nanti, sampai dengan saat ini secara umum situasi Kalimantan Selatan masih dalam situasi kondusif dan terkendali meskipun ada intrik-intrik politik.


“Saya mengingatkan sisa waktu ini, agar seluruh personil fokus untuk proses pelaksanaan Pilkada 2020 ini dapat berjalan lancar, sukses, dan aman,” katanya.


Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar personil selalu menjaga situasi Kamtibmas dan menjaga netralitas sehingga tidak mencoreng nama baik Polri sebagaimana instruksi Bapak Kapolri.


Selain itu, Kapolda Kalsel pun menghimbau agar personilnya dilapangan menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan, jangan sampai pelaksanaan Pilkada tahun ini menjadi kluster penyebaran Covid-19.


Kapolda mengatakan, menjadi polisi di didik bagus-bagus dikasih keterampilan dan dikasih ilmu tujuannya untuk menjaga Kamtibmas, melayani mengayomi melindungi dan membantu masyarakat.


Ia pun menuturkan, untuk menjadi Leader harus memiliki 2 hal yakni Problem Solving (Kemampuan untuk mengidentifikasi masalah serta menemukan solusi yang efektif untuk mengatasinya), dan Decision Making atau yang juga sering disebut dengan Pengambilan Keputusan.

Diberdayakan oleh Blogger.