Sat Binmas Ajak Mahasiswa Cegah Hoax dan Hate Spech Melalui FGD


Polresta Jayapura Kota,- Bertempat di Gedung KAMHMI Graha Insan Cita Papua BTN Skylane Kotaraja Distrik Abepura, Satuan Binmas Polresta Jayapura Kota gelar Focus Group Discussion (FGD), Rabu (27/1) Sore.

Giat FGD yang digelar mengangkat tema Tertib Sosial di Ruang Publik dan dipimpin langsung Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota AKP Piter Kendek, S.Sos., M.M didampingi Wakasat Binmas Iptu Abdullah Chariri bersama Kanit Polmas Aiptu Abdul Hamid, Kanit Bin Tibmas Aipda Faisal, Panit Bin Polmas Bripka Anom dan Brigpol Fajar.

Turut hadir Ketua HMI Cabang Jayapura Nawal Kotarumalos, Ketua GMKI Cabang Jayapura Opinus Sogoneap, Ketua PMKRI Cabang Jayapura Wakal Yelipele, Ketua GMNI Cabang Jayapura Ricky Bofra dan sekitar 20 mahasiswa.

Kegiatan di awali dengan perkenalan singkat dan pemberian pesan-pesan Kamtibmas oleh Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota yang intinya menyampaikan bahwa pihaknya hadir bertujuan untuk memberikan edukasi maupun sosialisasi tentang pentingnya menjaga Kamtibmas.

Kasat mengatakan, Kemitraan antara aparat Kepolisian dengan mahasiswa sangatlah penting yang mana diketahui bersama dalam menjaga Kamtibmas bukan hanya tugas pokok dari aparat Kepolisian saja akan tetapi adalah tugas semua elemen masyrakat.

"Kita tahu bersama bahwa saat ini tindak kejahatan bukan hanya terjadi di dunia nyata akan tetapi juga sering terjadi di dunia digital atau biasa disebut dunia maya seperti pada media elektronik, media sosial ataupun media online lainnya," Ungkap Kasat

Ia menjelaskan, saat ini dalam media sosial atapun media online lainnya kita sering mendapatkan berita-berita Hoax dan Hate Speech (ujaran kebencian), yang mana berita Hoax itu sendiri adalah berita yang tidak benar atapun berita yang tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya yang berdampak pada penipuan terhadap orang banyak.

"Sementara dampak dari Hate Speech dapat merendahkan manusia lainnya, menimbulkan kerugian material dan korban manusia yang mana bisa berdampak pada konflik," Bebernya.

Ia juga menambahkan, cara pencegahan Hate Speech dan Hoax adalah diantaranya tidak menyebarkan berita ataupun informasi yang belum kita tahu kebenarannya serta cermati alamat situs dan teliti setiap berita yang diterima atapun pengguna internet (media sosial) bisa melaporkan hal tersebut melalui sarana yang tersedia di masing-masing media atau ke pihak Kepolisian terdekat.

"Untuk itu diharapkan agar rekan-rekan mahasiswa yang telah hadir dalam kegiatan ini agar lebih bijak dan lebih teliti dalam mengunakan handphone untuk mengelola media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh berita Hoax ataupun Hate Speech (ujaran kebencian) karena dapat merugikan banyak orang dan diri sendiri serta akan di kenakan sangsi hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," Imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini juga diketahui bahwa dampak dari virus covid-19 masih terus bertambah di seluruh dunia baik di negara Indonesia maupun di Provinsi Papua oleh sebab itu pemerintah pusat telah melakukan vaksinasi virus covid-19 kepada seluruh warga negara Indonesia dimana tujuan vaksinasi ini adalah untuk mengurangi transmisi/penularan covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

"Terakhir, tidak lupa kami menghimbau kembali dalam masa pandemi covid-19 saat ini agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas sehari-hari," Tutup Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota.(*)

Penulis : Subhan
Diberdayakan oleh Blogger.