Kapolres Pasuruan Kota Launching KTS dan Posko PPKM Mikro Tingkat Desa



PASURUAN, TRIBUNUSANTARA.COM - Guna menindak lanjuti Inmendagri Nomor 3 tahun 2021, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI didampingi PJU dan Kapolsek Pasuruan Kota melaunching Kampung Tangguh Semeru dan Posko PPKM Mikro di beberapa lokasi, Kamis (18/02).


Terdapat 17 lokasi di empat kecamatan, Salah satunya yakni antara lain yaitu Kampung Tangguh di Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Desa Ngabar Kecamatan Kraton dan  Desa Sungiwetan Kecamatan Grati serta Jl. Hang Tuah Gang 4 Kec. Panggungrejo.


Selain itu, Kapolres beserta rombongan juga mengecek tempat isolasi, tracing terhadap tamu yang masuk lokasi serta cara penanganan kasus Covid-19.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menjelaskan, kegiatan ini menindak lanjuti Inmendagri Nomor 3 tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Covid-19 desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.


"Hari ini kita cek pelaksanaan implementasi PPKM Mikro, sesuai Inmendagri dan Surat Edaran Gubernur Jatim, serta Surat Edaran Walikota Pasuruan," jelas Kapolres Pasuruan Kota


Lebih jauh AKBP Arman menjelaskan, pasien yang terkonfirmasi positif akan dipetakan sampai tingkat RT, kemudian dibuat zonasi sesuai Inmendagri Nomor 3, di mana di satu RT apabila ditemukan 1 sampai 5 warga yang terkonfirmasi positif, nanti akan masuk zona kuning, dan jika ada 6 sampai 10 orang nanti masuk zona orange, serta jika di atas 10 orang masuk zona merah. Namun, menjadi zona hijau bila tidak ada yang terkonfirmasi.


"Semua Kapolsek di Wilayah Hukum Pasuruan Kota bersama Muspika, serta perangkat desa dibantu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda telah mendirikan Posko PPKM Mikro, menentukan pengurus serta melaksanakan tugas sebagaimana telah diatur pada Inmendagri yang telah ditindaklanjuti hingga Surat Edaran Bupati tentang pelaksanaan PPKM," terang perwira menengah 


Dengan adanya PPKM Mikro ini, terang AKBP Arman,  diharapkan semua masyarakat lebih peduli sampai dengan tingkat RT. Sehingga, orang yang menjalani isolasi bisa lebih tahu berapa lama dirawat dan kapan dia sembuh atau dinyatakan sehat.

Admin : Abimanyu

Pewarta : (NDRE/YUPRI)

Diberdayakan oleh Blogger.