Kampung Coklat Gelar Kirab 2000 Ketupat Coklat, Memaknai Tradisi Budaya dan Wujud Rasa Syukur


BLITAR, TribunusAntara - Lebaran ketupat merupakan tradisi umat Islam yang dirayakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada hari ke 8 atau biasanya dilaksanakan pada 8 Syawal dengan ditandai dengan menggelar lebaran ketupat. Lebaran ketupat merupakan simbol kebersamaan dan dapat diartikan sebagai tradisi Syawalan atau tradisi bermaaf - maafan dan tradisi ini muncul diera Walisongo dengan menggelar tradisi selamatan yang kemudian dijadikan sarana untuk mengenalkan agama Islam yang mengajarkan bagaimana bersyukur dan bersilaturahmi. 


Tradisi ini dilaksanakan oleh wisata edukasi Kampung Coklat yang ada di wilayah Desa Plosorejo Kabupaten Blitar dengan menggelar Kirab Budaya 2000 Ketupat Coklat pada Rabu ( 17/4/2024 ) yang dihadiri oleh ribuan pengunjung tempat wisata yang ada di Kecamatan Kademangan itu: serta dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah yang hadir langsung bersama unsur Forkopimda dan OPD - OPD Kabupaten Blitar, Camat dan Forkopimcam Kademangan, Kepala Desa Plosorejo dan jajaran Direksi dan manajemen Kampung Coklat. Ketupat dengan kombinasi coklat yang disusun dalam bentuk gunungan diarak atau dikirab mengelilingi lokasi tempat wisata Kampung Coklat; dan setelah diadakan prosesi serta didoakan, gunungan ketupat diperebutkan oleh pengunjung dan tentunya juga sudah disiapkan hidangan ketupat untuk dinikmati secara gratis oleh setiap pengunjung. 


Dalam sambutannya Bupati Blitar menyampaikan bahwa " Kampung Coklat sebagai wisata edukasi yang ada di Kabupaten Blitar telah menjadi destinasi wisata yang membanggakan dan saat ini telah berkembang pesat  dan bahkan sudah Go Internasional. Kirab Budaya ini bisa menjadi ikon wisata budaya bila dikelola dengan kreatif dan inovatif dan tentunya akan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan baik dalam negeri maupun wisatawan manca negara, dan meningkatkan perekonomian warga masyarakat disekitar lokasi wisata, " jelas Bupati dengan penuh semangat. 


Bupati juga memberikan apresiasi kepada manajemen Kampung Coklat yang telah memberikan kontribusi pendapatan daerah bagi Kabupaten Blitar disektor wisata, dan juga ikut mengurangi tingkat pengangguran dengan terserapnya tenaga kerja. Bupati juga menyampaikan dengan pendampingan dan pembinaan dari pemerintah daerah, berharap wisata edukasi ini untuk terus ditingkatkan inovasi nya dengan failitas - fasilitas pendukungnya agar bisa mengangkat potensi wisata Kampung Coklat menjadi wisata edukasi dan wisata budaya yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Blitar, " pungkasnya. ( Hen/Red )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama