Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Malang dukung SDN.4 Panggungrejo jadikan Sekolah Unggulan Moderasi Agama dan Peduli Lingkungan Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 | Januari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-15T10:57:56Z

 


Malang. Bupati Malang H.M. Sanusi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyiapkan SDN dan SMPN terbaik sebagai sekolah model. Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Malang, Senin (12/1/2026).


“Kita formulasi dulu sekolah-sekolah terbaik untuk dijadikan sekolah model di Kabupaten Malang. Setelah data dan fakta terkumpul, baru kita tetapkan,” ujar Sanusi ketika di Wawancari di SDN 4 Panggungrejo. 


Menurut Bupati Malang, arah pembangunan pendidikan ke depan akan berbasis kualitas yang terukur, terutama dari capaian akademik peserta didik. Ia menargetkan nilai kelulusan minimal rata-rata 9, dengan pemerataan hasil belajar di seluruh sekolah.


“Yang jelas Kabupaten Malang berbasis kualitas. Kelulusannya kita dorong nilainya minimal 9 semua, dan kelulusan itu tidak pilih-pilih, tapi merata,” tegasnya.


H. Sanusi menyebut, pada tahap awal target kelulusan berkualitas berada di angka 60–70 persen, dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga 100 persen pada 2026.


“Kalau bisa 100 persen. Itu baru sekolah bisa dikatakan berhasil,” imbuhnya.


Selain akademik, Pemkab Malang juga menekankan pentingnya pembinaan karakter dan moderasi beragama di sekolah.


"Kita bina semua umat beragama, kita hormati keyakinan dan kepercayaannya supaya semua mendapat pembinaan yang sama,” jelasnya.


Salah satu sekolah yang ditinjau adalah SDN 4 Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen. Kepala sekolah Hj

Istirochah kepada Awak Media menyampaikan, bahwa sekolahnya memiliki keunggulan dalam moderasi beragama dan kepedulian lingkungan, meski masih membutuhkan dukungan sarana pembelajaran.


“Kami sudah memiliki komposter. Untuk moderasi beragama kami membutuhkan sarana pembelajaran, seperti ruang atau laboratorium agama, bukan harus membangun tempat ibadah,” kata Hj. istirochah.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang juga meninjau kegiatan ecoprint (batik dari daun), karawitan, serta ruang belajar bagi siswa beragama Hindu yang jumlahnya terbatas. 


“Karena murid Hindu hanya empat, pembelajarannya kadang di perpustakaan atau gazebo, yang penting tetap terlayani,” ujarnya.


SDN 4 Panggungrejo saat ini memiliki sekitar 400 siswa, dengan dinamika keluar-masuk siswa karena lokasinya dekat dengan markas militer. Terkait target kelulusan, pihak sekolah menyatakan siap mendukung kebijakan Pemkab Malang secara bertahap.


“Target 60–70 persen Insyaallah bisa. Untuk 90 persen kami optimistis, tetapi 100 persen tentu perlu tahapan,” pungkasnya . (Mid)