Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harlah ke-20 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Gelar Ziaroh Kubur Muassis, Muarrik dan Ajak Ribuan Jamaah Bersholawat bersama Majlis Ar Riyadh.

Sabtu, 14 Februari 2026 | Februari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-14T07:34:59Z


Poncokusumo- Malang. Kab. —Dalam Rangka  Hari Lahir (Harlah) ke-20 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo menggelar acara Puncak Yakni Pengajian dan Bersholawat bersama Majelis Ar Riyadh. Pantaun Awak Media di Lokasi acara berlangsung khidmat dan semarak, walaupun di rintik hujan , pada hari Jumat malam (13/2/2026). Ribuan jamaah bersama Siswa Siswi SMK NU Sunan Ampel dan Wali Murid memadati halaman sekolah dalam gelaran Nusa Bersholawat dengan khusuyuk. 


sebelum acaranya Harlah SMK NU Sunan Ampel di awaili dengan rangkaian Ziaroh dan Haul Muasis dan Muharrik, menandai dua dekade perjalanan lembaga pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jamaah tersebut.


Diperkirakan sekitar  4.000 jamaah hadir dalam kegiatan akbar ini. Mereka terdiri dari siswa kelas X hingga XII, wali santri, wali murid, tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, Forpimka hingga tamu undangan dari berbagai unsur kelembagaan. Antusiasme jamaah terlihat sejak sore hari, memadati area sekolah untuk mengikuti rangkaian doa, dzikir, dan sholawat bersama.


Kepala SMK NU Sunan Ampel, Imron Syahroni, S.Pd., M.Pd.,. kepada Awak Media mengatakan bahwa momentum dua dekade ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan peneguhan arah dan komitmen kelembagaan.


“ Tema harlah kali ini adalah komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu SMK secara berkelanjutan hingga diakui secara internasional. Alhamdulillah kebanggaan bagi lembaga kami, beberapa waktu lalu sekolah ini telah tersertifikasi ISO,” ujar Imron di sela kegiatan, Jumat (13/2/2026) malam.


Ia menambahkan sertifikasi ISO menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola manajemen sekolah, pelayanan pendidikan, serta sistem penjaminan mutu internal. Dengan standar tersebut, sekolah menargetkan peningkatan daya saing lulusan, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.


Rangkaian Harlah ke-20 telah dimulai sejak 31 Januari 2026 melalui grand opening yang dirangkai dengan pameran proyek kokurikuler siswa kelas X. Pameran tersebut menampilkan hasil karya dan inovasi siswa sebagai wujud implementasi kurikulum berbasis kompetensi dan penguatan keterampilan vokasional.


Selanjutnya, pada 4 Februari 2026 digelar pembacaan manakib Syekh Abdul Qadir Jailani yang diikuti oleh dewan guru dan jamaah Nurul Kamal. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan tradisi amaliah nahdliyah yang selama ini menjadi identitas sekolah.


Pada puncak harlah, Jumat pagi (13/2/2026), dilaksanakan ziarah muasis dan khataman Al-Qur’an sebanyak 47 majelis. Puluhan majelis tersebut melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar sebagai bentuk doa bersama untuk keberkahan lembaga dan para pendirinya.


Malam harinya, kegiatan ditutup dengan sholawat bersama Majelis Ta’lim Wad Da’wah Ar-Riyadh yang menghadirkan suasana religius penuh kekhusyukan. Kehadiran Para Habaib, Masyayikh juga Majelis Ar-Riyadh menjadi momentum istimewa pada acara puncak harlah SMK NU ke-20. 


“Harapannya, dengan pelaksanaan sholawat ini keberkahan untuk sekolah bisa kita raih. Selain itu, penguatan keimanan, ketakwaan, dan amaliah harus terus kita tanamkan di tengah perkembangan zaman yang bisa menggerus karakter,” tegas Imron.


Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkutat pada aspek akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan karakter. Arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dinilai berpotensi mengikis nilai-nilai moral apabila tidak diimbangi dengan pendidikan spiritual yang kuat.

Karena itu, kegiatan keagamaan seperti haul, manakib, khataman Al-Qur’an, dan sholawat bersama harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan. 


“Sekolah tidak boleh lengah terhadap perubahan zaman. Nilai-nilai amaliah nahdliyah harus tetap menjadi fondasi pembentukan generasi berkarakter,” imbuhnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan MWCNU, Ketua LP Ma’arif, PCNU Kabupaten Malang, serta sejumlah tokoh dan akademisi yang sebelumnya mendampingi proses sertifikasi ISO sekolah. Kehadiran mereka memperkuat dukungan kelembagaan terhadap transformasi mutu pendidikan yang tengah dijalankan SMK NU Sunan Ampel.


Peringatan dua dekade ini menegaskan bahwa SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo tidak hanya konsisten merawat tradisi spiritual, tetapi juga serius membangun kualitas pendidikan yang terukur, profesional, dan berkelanjutan. Sinergi antara nilai keagamaan dan standar mutu internasional menjadi pijakan kuat menuju sekolah vokasi yang unggul dan berdaya saing global.Dua dekade SMK Nusa bertumbuh berdaya bermakna, Katanya. 


Gus Ali Fikri Khodim Majlis Ar Riyadh di awal Tausiyah di hadapan di ribuan Jamaah menyampaikan barokah Sholawat SMK NU Sunan Ampel menjadi berkah, Maju, Sukses dan siswa siswi nya menjadi anak Sholeh bermanfaat bagi Agama,Nusa dan Bangsa. 

" Kita Doakan KH. Abdul Mujib Syadziili selaku Ketua Yayasan, juga Bapak Imron Kepala Sekolah juga semua para Pendidik Sehat Wal Afiat dan ilmu yang di ajarkan barokah, manfaat dunia akherat, Pungkansnya(Mid/Dri)