Singosari - Malang.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Malang Syaiful Rosyid SE. M. S.i serap aspirasi di kegiatan reses masa persidangan kedua tahun kedua Anggota DPRD Kabupaten Malang masa jabatan 2024-2029 terhadap masyarakat di daerah pemilihan VI yang meliputi Kecamatan Pakis, Singosari dan Lawang.
Politisi PKS ini menyampaikan, kegiatan reses di masa persidangan kedua tahun kedua mulai 31 Maret sampai 2 April 2026 ini pihaknya mengundang berbagai elemen masyarakat di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan mulai dari unsur BUMDes, KDKMP, pelaku UMKM, Karang Taruna, PKK dan lain sebagainya.
Pimpinan Travel Umroh/haji ini menambahkan , tujuan utama melibatkan berbagai unsur tersebut untuk bersama-sama membuka pikiran dalam rangka memperkuat pemberdayaan dan kemandirian ekonomi dari desa/kelurahan di Kabupaten Malang.
"Target saya masyarakat pengampu di desa/kelurahannya masing-masing ini punya kesadaran yang lebih untuk memulai setiap usaha itu dengan sungguh-sungguh," ungkapnya.
Selain itu, dia juga memanfaatkan momentum reses ini sebagai upaya untuk merangkul dan mengajak seluruh elemen utamanya para pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Malang.
"Saya ingin merakit dan merangkul semua unsur untuk mengembangkan potensi dan menata ekonomi desa," katanya.
Politisi yang juga pengusaha ini memiliki niat untuk memberikan bantuan fasilitasi melalui berbagai perangkat yang ia miliki. Terlebih lagi, dia dikenal sebagai pengusaha tour and travel haji dan umrah, serta posisinya sebagai Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Malang yang membidangi ekonomi dan keuangan.
"Kami juga siap untuk turun langsung memberikan pendampingan kepada masyarakat. Harapan kami, melalui berbagai perangkat yang kami miliki dapat bermanfaat untuk membantu mempercepat pemberdayaan dan kemandirian ekonomi di masing-masing desa/kelurahan," jelasnya.
Lebih lanjut, dia juga mengaku telah mempersiapkan sebuah kerangka bisnis agar setiap rencana bisnis yang ada di masing-masing desa/kelurahan untuk dapat dipersiapkan dari hulu ke hilir.
Menurutnya, hal itu akan memberikan dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Malang. "Sehingga semuanya nanti bisa tertata, terencana, tidak asal-asalan dan bisa memberikan hasil yang maksimal," tutupnya, (Tim)




