Malang – Danramil 0818/30 Tirtoyudo, Kapten Inf. Irwan Dwi Wahyono beserta anggota menghadiri kegiatan Tradisi Encek'an dalam rangka Bersih Desa Pujiharjo ke-94 Tahun 2026 yang digelar di Balai Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan warga Desa Pujiharjo
Tradisi Encek'an merupakan agenda tahunan yang telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Desa Pujiharjo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Selain itu, tradisi ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kebersamaan antarwarga.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat mengikuti rangkaian prosesi adat dengan penuh antusias. Tradisi Encek'an juga menjadi wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil bumi, serta keselamatan yang diberikan kepada masyarakat selama ini. Nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi tersebut diharapkan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Kapten Inf. Irwan Dwi Wahyono menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam menjaga tradisi yang menjadi identitas budaya daerah. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkokoh persatuan dan kerukunan warga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat
"Kami dari Koramil 0818/30 Tirtoyudo mendukung penuh setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan melestarikan budaya serta mempererat persaudaraan. Tradisi Encek'an merupakan kekayaan budaya yang harus terus dijaga sebagai warisan bagi generasi penerus," ujar Danramil.
Melalui kegiatan Bersih Desa ke-94 ini diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur masyarakat Desa Pujiharjo senantiasa terpelihara. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata sinergi dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif. ::

