Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Desa Sengguruh Bersatu, Desa Maju, Karnaval Spektakuler Semarakkan HUT ke-81 RI.

Sabtu, 29 Agustus 2026 | Agustus 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-29T12:48:22Z



MALANG — 


Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kembali menghadirkan kemeriahan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Bertajuk “Bersatu, Desa Maju!”, gelaran Spektakuler Sengguruh 2026 pada Sabtu (29/8/2026) berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari.


Kegiatan yang dihadiri Kepala Desa Sengguruh Jamhuri bersama istri serta jajaran perangkat desa tersebut menjadi puncak rangkaian acara yang telah berlangsung sejak 27 Agustus 2026.


Rangkaian Spektakuler Sengguruh 2026 diawali dengan Gala Dinner pada 27 Agustus, dilanjutkan check sound pada 28 Agustus, kemudian ditutup dengan karnaval pada Sabtu, 29 Agustus.


Karnaval dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari. Tidak hanya melibatkan masyarakat Desa Sengguruh, kegiatan tersebut menjadi ajang kolaborasi besar yang mempertemukan 10 dusun, 23 RT, 3 RW, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat.


Semangat persatuan tersebut terlihat dari beragam penampilan peserta yang membawa kreativitas masing-masing. Berbagai pakaian adat Nusantara turut ditampilkan, mulai dari adat Madura, Dayak, Jawa, Malangan hingga Betawi.


Salah satu penampilan menarik datang dari siswa-siswi MI Bilingual Al-Ikhlas. OMereka mengusung konsep “Sekolah Berbasis Alam dan Inklusi” yang menggambarkan bagaimana pendidikan ramah lingkungan dan inklusif dapat dikemas secara kreatif, menarik sekaligus menghibur.


Tidak kalah menarik, SMP Negeri 5 Kepanjen hadir dengan tema “Merawat Jati Diri Bangsa: Kolaborasi dan Kreativitas Warga”.


Sejumlah kontingen lainnya seperti Putih Hati Takulera, Guruh 2026, dan Putih Hati Tataba juga turut menunjukkan kreativitas mereka dengan semangat “Ceria Kreatif, Berakhlak Mulia”.


Berbagai atraksi dan kostum yang ditampilkan membuat sepanjang jalur karnaval dipenuhi warna-warni kreativitas masyarakat. Antusiasme tidak hanya datang dari warga Sengguruh, tetapi juga masyarakat dari luar daerah.


Menariknya, penonton yang hadir bahkan disebut datang dari Denpasar, Bali, hingga Kalimantan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang digelar Desa Sengguruh mulai menarik perhatian masyarakat di luar Kabupaten Malang.


Malam Hari Bergemuruh 18 Sound Horeg


Kemeriahan tidak berhenti setelah rombongan karnaval menyelesaikan rutenya. Pada malam hari, suasana kembali bergemuruh melalui pertunjukan 18 sound horeg yang saling menunjukkan kualitas dan karakter audio masing-masing.


Salah satu yang turut menjadi perhatian adalah Brewok Audio, nama yang sudah cukup dikenal di kalangan penggemar sound horeg di Malang dan kerap tampil dalam berbagai kegiatan karnaval.


Deretan sound tersebut semakin membuat malam di Sengguruh dipenuhi antusiasme masyarakat yang datang untuk menikmati hiburan sekaligus menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.


Teknologi dan Konsep Acara Terus Dikembangkan


Kepala Desa Sengguruh Jamhuri mengatakan, pelaksanaan Spektakuler Sengguruh dilakukan dengan konsep yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun.


“Terkait kegiatan Spektakuler Sengguruh, panitia mencoba menerapkan teknologi terkini secara bertahap setiap tahunnya,” ujar Jamhuri.


Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 27-29 Agustus tersebut telah dilaporkan kepada Bupati Malang dan pihak Polres.


Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan pendapatan daerah.


“Melihat antusiasme masyarakat Sengguruh yang luar biasa, kegiatan ini diharapkan dapat terus tumbuh, berkembang, serta diterima oleh masyarakat luas,” katanya.


Jamhuri juga menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan secara tertib. Menurutnya, kemeriahan harus tetap berjalan seiring dengan terciptanya koridor kegiatan yang aman dan tertata.


Melalui kegiatan yang digelar secara rutin tersebut, pihaknya berharap tercipta harmoni antara masyarakat dan agama dalam satu tekad untuk mewujudkan Sengguruh yang hebat.


Pada akhirnya, Spektakuler Sengguruh 2026 tidak hanya menjadi parade kostum, seni, budaya dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan.


Dengan melibatkan berbagai dusun, RT, RW, lembaga pendidikan dan elemen masyarakat, “Bersatu, Desa Maju!” bukan sekadar slogan, tetapi tergambar dalam semangat warga Sengguruh yang bergotong royong menggelar pesta rakyat.


Spektakuler Sengguruh 2026 pun menjadi bukti bahwa karnaval desa dapat buberkembang menjadi ruang kolaborasi, promosi budaya, penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mempererat persatuan warga Kabupaten Malang, imbuhnya.(Mid - Red,)