Malang - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan secara cepat dan terpadu di wilayah Kabupaten Malang. Danramil 0818/25 Poncokusumo, Kapten Cke Bambang, bersama anggota Koramil dan stakeholder terkait terjun langsung ke lokasi untuk membantu memadamkan api yang membakar kawasan hutan di Blok Bantengan, Lereng Cemoro Anget, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. (08/2026)
Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung bergerak melakukan upaya pemadaman dan pengendalian titik api. Kondisi medan yang berada di kawasan lereng dengan vegetasi yang cukup lebat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menangani kebakaran.
Kapten Cke Bambang mengatakan, keterlibatan Koramil dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah binaan.
“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami bersama anggota dan stakeholder terkait langsung menuju lokasi. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api dan mencegah agar kebakaran tidak meluas,” ujar Kapten Cke Bambang.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering dapat mempercepat penyebaran api, terutama di kawasan hutan yang memiliki banyak material mudah terbakar. Karena itu, diperlukan kesigapan seluruh pihak serta kewaspadaan masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan.
Selain melakukan pemadaman, personel di lapangan juga terus melakukan pemantauan terhadap area sekitar untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang dapat memicu meluasnya kebakaran.
Penanganan karhutla tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, stakeholder terkait dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Malang. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk melindungi kawasan hutan dan keselamatan masyarakat sekitar.
Koramil 0818/25 Poncokusumo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam mencegah karhutla, khususnya selama musim kemarau.
Dengan gerak cepat dan sinergi lintas pihak, diharapkan kebakaran hutan di wilayah Poncokusumo dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke kawasan lainnya. :::

