Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PEMBUATAN JEMBATAN BETON TAHAP V TERUS BERLANJUT, KODIM 0910/MALINAU LIBATKAN TNI DAN MASYARAKAT

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T02:46:53Z

 



Malinau, Kamis, 26 Agustus 2026 — Kodim 0910/Malinau melaksanakan kegiatan pembangunan Jembatan Beton Tahap V pada sasaran ke-7 yang berlokasi di Jalan Tani Luso, Desa Sembuak Warot, tepatnya di Sungai Selukap, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.


Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan akses dan mobilitas masyarakat. Jembatan yang dibangun memiliki panjang 6 meter dan lebar 5 meter, dengan penerima manfaat sekitar 200 jiwa.


Pada pelaksanaan kegiatan, sejumlah tahapan pekerjaan telah diselesaikan sesuai rencana, meliputi pembongkaran jembatan lama, pembersihan lokasi pembangunan, pembuatan atau penggalian box jembatan, serta pembuatan pengalihan aliran sungai sementara. Seluruh tahapan tersebut telah mencapai progres 100 persen.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan 9 personel TNI, 2 orang tukang, 1 orang Asnis Denzibang, 1 orang konsultan, serta 7 orang masyarakat. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.


Kondisi Sungai Selukap memiliki lebar sekitar 5 meter dengan kedalaman air normal mencapai 3 meter. Sementara itu, tinggi muka air sungai terhadap tebing atau jalan berkisar 2 hingga 3 meter dalam kondisi normal dan dapat mencapai 3 hingga 4 meter saat terjadi banjir rob.


Pembangunan jembatan telah dimulai sejak 21 Juli 2026 dan dirancang memiliki tinggi sekitar 3 meter dari dasar sungai hingga top lantai, dengan daya dukung tonase sekitar 4 hingga 5 ton. Kondisi cuaca selama pelaksanaan kegiatan pada Kamis, 26 Agustus 2026, terpantau cerah pada pagi, siang, hingga sore hari, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.


Melalui pembangunan tersebut, Kodim 0910/Malinau terus berkomitmen mendukung peningkatan infrastruktur dasar di wilayah serta membantu membuka akses masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas sosial dan perekonomian warga.


Kegiatan pembangunan jembatan dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi, gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di wilayah sasaran.