.
TUREN -
Ada yang berbeda dan istimewa SMK Negeri 1 Turen ketamuan Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib di dampingI FORPIMKA Turen menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 39 Arema yang bertempat di Hanggar Indrapastha SMK Negeri 1 Turen, Selasa (11/8) .
Pagi yang Ceriah dan Meriah penuh Semangat Euforia tampak 2000 Siswa Siswi dengan mengenakan Baju Arema, menyanyikan Yel Yel lagu Arema dengan Suara yang lantang, menggema.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Bu Nyai Lathifah, sapaan akrab Wabup Malang mengapresiasi kepada keluarga besar SMK Negeri 1 Turen dan kurang lebih 2.000 siswa/siswi yang kompak menggelar kegiatan memperingati HUT. Ke 39 Arema.
Saya berharap Kegiatan ini sebagai ruang mendekatkan pendidikan dengan realitas sosial dan budaya masyarakat, sekaligus memberikan wadah bagi kreativitas dan ekspresi positif para siswa.
''Hari ini kita dapat hadir bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-39 Arema di SMK Negeri 1 Turen, Ujarnya.
" Arema bukan sekadar nama sebuah klub sepak bola. Arema telah menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, sekaligus semangat persaudaraan masyarakat Malang. Karena itu, ketika kita memperingati HUT Arema, sesungguhnya yang kita rayakan bukan hanya usia sebuah klub, tetapi juga nilai-nilai persaudaraan, keberanian, solidaritas, sportivitas dan kecintaan terhadap daerah," tegasnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri salah satu pendiri Arema, Bang Ovan Tobing, Bu Nyai Lathifah menitipkan satu pesan penting kepada seluruh siswa. Jangan berhenti menjadi Aremania hanya sebagai penonton. Jadilah Aremania sejati yang mampu menjadi pelaku perubahan. Kalau kalian mencintai Malang, tunjukkan kecintaan itu melalui prestasi, kedisiplinan, kreativitas, kepedulian sosial dan karya nyata, pesannya.
''Karena itu, semangat Salam Satu Jiwa harus kita maknai secara lebih luas. Satu jiwa berarti kita boleh berbeda pilihan, berbeda karakter, berbeda latar belakang, bahkan berbeda kemampuan, tetapi tetap mampu berdiri sebagai satu keluarga besar. Jangan sampai fanatisme berubah menjadi kebencian. Jangan sampai kecintaan terhadap tim berubah menjadi permusuhan terhadap orang lain. Loyalitas boleh kuat, tetapi persaudaraan harus jauh lebih kuat," ungkap Wabup Malang.
Bu Nyai Lathifah menyebut anak-anak SMKN 1 Turen adalah generasi Milineal yang hidup di zaman yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Dunia kalian tidak hanya berada di ruang kelas, tetapi juga berada di ruang digital. Handphone yang berada di tangan kalian dapat menjadi alat untuk belajar, berkarya dan membangun masa depan. Tetapi pada saat yang sama, teknologi juga dapat menjadi pintu masuk berbagai persoalan apabila tidak digunakan secara bijak.
''Hari ini kita juga tengah menghadapi berbagai tantangan yang tidak boleh kita anggap sepele. Di antaranya adalah perundungan atau bullying, cyberbullying, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, konten negatif, narkoba, tawuran, hingga judi online. Karena itu saya ingin menitipkan beberapa pesan. Di antaranya jangan gadaikan masa depan kalian untuk kesenangan sesaat. Jangan biarkan algoritma media sosial menentukan cara kalian berpikir. Jangan mencari pengakuan dengan merendahkan orang lain. Jangan menjadikan viral sebagai ukuran keberhasilan. Dan jangan pernah menganggap bullying sebagai candaan biasa, karena bagi seseorang yang menjadi korban, satu kalimat yang kita anggap bercanda bisa menjadi luka yang dibawa bertahun-tahun," tegasnya.
Bu Nyai Lathifah menyebut, begitu pula pihak sekolah, harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, berpendapat, berkreasi, sekaligus melakukan kesalahan dan belajar memperbaikinya. Kebijakan pendidikan saat ini juga semakin menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta perhatian terhadap kesehatan mental peserta didik. Di sekolah ini, anak-anak bukan hanya dipersiapkan untuk mendapatkan ijazah, tetapi untuk memiliki kompetensi, keterampilan dan karakter yang dibutuhkan dunia kerja maupun dunia usaha. Karena itu, manfaatkan masa sekolah untuk mengasah kemampuan.
''Kuasai teknologi, tetapi jangan kehilangan etika. Kembangkan kreativitas, tetapi tetap disiplin. Berani bermimpi besar, tetapi jangan takut memulai dari hal kecil. Dan yang paling penting, jadilah generasi yang kompeten sekaligus berkarakter. Mari kita jadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Arema ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menyalurkan energi muda ke arah yang positif. Selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-39 Arema. Semoga semangat persaudaraan, sportivitas dan kecintaan terhadap Malang terus tumbuh di hati kita semua," imbuhnya. Wabup Malang. (Mid Red)

