Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hari Kelima Operasi Patuh Cartenz 2026, Polda Papua Sasar Kesadaran Pengendara di Holtekamp

Jumat, 30 Oktober 2026 | Oktober 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-30T11:43:53Z

 


 

Jayapura – Polda Papua terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026. Memasuki hari kelima, Jumat (30/10/2026).


Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Papua melaksanakan edukasi dan imbauan kepada para pengendara kendaraan bermotor di kawasan Ujung Jembatan Merah Holtekamp, Kota Jayapura.


Kegiatan tersebut dipimpin KBO Ditlantas Polda Papua AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., dengan melibatkan personel Ditlantas, petugas Jasa Raharja, serta Bapenda. 


Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memberikan edukasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas dan kewajiban administrasi kendaraan bermotor.


Dalam keterangannya, AKBP Martin W. Asmuruf menyampaikan bahwa Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengutamakan upaya edukasi dan pencegahan melalui pendekatan yang humanis.


“Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, kami terus mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi, imbauan, dan pemeriksaan kepada para pengguna jalan. Kegiatan ini bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga mengajak masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Ia menjelaskan, keterlibatan Bapenda dan Jasa Raharja merupakan bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan serta sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait kewajiban administrasi kendaraan bermotor dan pentingnya perlindungan bagi pengguna jalan.


“Kolaborasi ini merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di Papua. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.


Pada pelaksanaan hari kelima tersebut, petugas memberikan teguran lisan kepada 150 pengendara roda dua dan 110 pengendara roda empat. Selain itu, petugas juga mengeluarkan blangko teguran kepada 40 pengendara roda dua dan 15 pengendara roda empat.


AKBP Martin mengimbau seluruh masyarakat agar menjadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai kebutuhan dalam aktivitas sehari-hari, bukan sekadar kewajiban saat ada petugas kepolisian.


“Mari jadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Tertib berlalu lintas hari ini, selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali bersama keluarga,” tutupnya.


Melalui kegiatan tersebut, Polda Papua berharap kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat sehingga dapat menekan risiko kecelakaan dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Papua.