Jayapura – Peristiwa kebakaran yang melanda wilayah Wamena menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya terkait kondisi masyarakat adat yang terdampak dan membutuhkan perhatian serta dukungan dari pemerintah.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Aktivis Jeri Dabi menilai bahwa musibah kebakaran tidak hanya menyisakan kerugian material, tetapi juga menjadi persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Jeri Dabi menyampaikan bahwa masyarakat adat yang mengalami musibah perlu mendapatkan perhatian serius, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar, bantuan pemulihan, serta pendampingan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh hanya mengandalkan solidaritas dan kemampuan masyarakat setempat.
Kehadiran pemerintah melalui instansi terkait sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara layak.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu warga yang mengalami musibah.
“Musibah yang dialami masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat adat tidak boleh merasa berjuang sendiri ketika menghadapi bencana. Kehadiran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan,” demikian pernyataan yang diusulkan untuk dikonfirmasi kepada Jeri Dabi.
Melalui perhatian dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan masyarakat terdampak kebakaran di Wamena dapat memperoleh penanganan dan bantuan yang dibutuhkan.

