Rekor Baru Contest Mobil dan Motor Antik Terbanyak. Kapolda Bali Terima Piagam Rekor MURI



Denpasar, tribunusantara.com - Kapolda Bali Cup PPMKI dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional 2019 digelar di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon Denpasar, Sabtu (18/5). Acara yang memerkan lebih dari 500 motor dan mobil antik dari berbagai daerah wilayah di Indonesia yang tergabung dalam PPMKI.

Ratusan kendaraan antik dari 60 klub klasik sepeda motor, 20 klub motor Harley dan 30 klub mobil klasik akhirnya memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai Rekor Baru Contest Mobil dan Motor Antik Terbanyak.

Piagam MURI diserahkan langsung oleh Senior Manajer MURI Indonesia, J. Ngadri dan diterima langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dengan disaksikan Wakil Gubernur Bali, Bupati Badung, Ketua KPU Provinsi Bali, Pejabat Utama Polda Bali, Kapolres se-Bali dan ribuan masyarat Bali yang hadir di Lapangan Renon.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. mengatakan, acara ini merupakan ide cerdas dari Kapolda Bali. Tujuannya, untuk membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan dari pecinta otomotif di Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei.

“Kegiatan ini juga sebagai upaya cooling down pasca Pemilu serentak 2019 sehingga situasi tetap aman dan kondusif terutama menjelang penetapan hasil perolehan suara oleh KPU Pusat yang rencananya akan diumumkan tanggal 22 Mei mendatang,” Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si.

Sementara Kapolda Bali, Irjen Pol Dr. Petrus Reihard Golosedalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan bentuk perlawanan kepada para penjajah oleh para pahlawan, sehingga Indonesia menjadi negara kuat yang masuk dalam G8.

Tahun 2018, Bali menjadi tempat berlangsungnya event dunia terbesar IMF_World Bank Annual Meetin. “Empat hari lagi akan diumumkan oleh KPU RI terkait hasil Pemilu 2019. Dengan deklarasi yang tadi sudah dibacakan saya minta kepada rakyat Bali untuk menunjukan toleransi, tunjukkan sebagai penjaga persatuan dan kesatuan. Kita penjaga 4 konsensus Bangsa kita yaitu
pertahakan Pancasila, Menjaga UUD 1945, Menjaga NKRIdan Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangra yang artinya tidak ada kebenaran yang kedua,” kata jenderal bintang dua di pundak ini.

“Saya yakin ini ada di Bali. Kita tunjukkan bahwa Bali adalah contoh untuk keberadaan bangsa Indonesia. Kita tunjukkan kepada dunia, kepada Indonesia kepada anak bangsa bahwa Putra Putri Bali adalah contoh Bhineka Tunggal Ika,” imbuh Kapolda.   (Sumber: Humas Polda Bali)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.