Pasca Banjir, Satgas Covid-19 Melakasanakan Peyemprotan Serentak Wilayah Kab.HST



BARABAI-Pasca banjir Satgas Covid-19 melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah kabupaten Hulu Sungai Tengah.Sabtu (06/02).


Penyemprotan dilakukan oleh personel gabungan TNI, Polri dan anggota BPBD Kab. Hulu Sungai Tengah, PNS, Saka Wira Kartika Kodim 1002/Barabai dan relawan Covid-19.


Seperti disampaikan oleh Komandan Kodim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H.Baharuddin. S.I.P.M.I.,Pol bahwa kegiatan ini sesuai petunjuk Pangdam VI/Mulawarman melalui Danrem101/Antasari  untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah jajajarn Korem 101/Antasari dan salah satunya wilayah Kodim 1002/Barabai yang berada di kabupaten Hulu Sungai Tengah.”tuturnya.


Meskipun kita masih dalam suasana pasca banjir, akan tetapi kita bersama tim satgas Covid-19 rutin  melaksanakan upaya-upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan penyemprotan secara serentak ini sebanyak 252 orang personel terdiri dari anggota Kodim 1002/Barabai 75 orang  orang, Polres Hulu Sungai Tengah 50 orang,  BPBD Kab. HST  20 orang, Pegawai Kecamatan 28 Orang, Pegawai Puskesmas 18 orang, Saka Wira Kartika 20 orang dan  relawan covid-19 sebanyak  41 orang.


Sedangkan sasaran penyemprotan disinfektan adalah sarana/fasilitas umum seperti tempat ibadah Masjid dan Musholla serta kantor pelayanan publik.


Sebanyak 12 unit Masjid/Musholla, Kantor instansi TNI-Polri (Koramil-Polsek) 18  unit, Kantor Kecamatan 11 unit, Puskesmas 4 unit, Pasar Tradisional 7, Kantor KUA 1 unit, 


"Selain penyemprotan disinfektan, Satgas Covid-19 Kab.Hulu Sungai Tengah juga  melaksanakan Operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan menghimbau kepada warga masyarakat, untuk mentaati peraturan pemerintah tentang disiplin protokol kesehatan"


Kegiatan penyemprotan disinfektan pasca musibah banjir yang melanda Hulu Sungai Tengah ini juga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang sampai saat ini belum berakhir."tegas Dandim.(pendim1002).

Diberdayakan oleh Blogger.