Kepanjen - Bupati Malang H. Sanusi bersama Kepala OPD. Kabupaten Malang melakukan kegiatan dengan berkunjung ke UPT Puskesmas Kepanjen. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, bahwa area UPT Puskesmas Kepanjen memang membutuhkan perluasan.
"Karena tempatnya terbatas maka Kepala Puskesmas Kepanjen harus bisa mengakselerasi, karena pasiennya banyak sehari bisa 150 orang. Tempatnya memang membutuhkan perluasan, nanti kita upayakan untuk dilakukan perluasan," ungkap Sanusi, Kamis (7/5/2026).
Terkait pelaksanaan perluasan serta jumlah anggaran yang diperlukan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Malang beserta jajaran perangkat daerah terkait masih menghitung kebutuhan serta ketersediaan anggaran yang ada.
Sanusi juga berkesempatan melakukan peninjauan ke beberapa ruangan di UPT Puskesmas Kepanjen. Di antaranta ruangan IGD, ruangan rawat inap, ruangan pemeriksaan umjm, ruangan klinik gizi, ruangan kesehatan gigi dan mulut, ruangan lanjut usia (lansia) serta ruangan bersalin dan nifas.
"Kunjungan ini untuk memastikan pelayanan terhadap masyarakat berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman berobat atau melakukan pemeriksaan kesehatannya ke Puskesmas," ujar Sanusi.
"Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat Kabupaten Malang benar-benar terasa," tutur Sanusi kepada awak media.
Kepala UPT. Puskesmas Kepanjen dr. Ruri Pujianti menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Bupati Malang HM. Sanusi beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke UPT Puskesmas Kepanjen.
"Beliau sudah keliling dan mengapresiasi terhadap pelayanan yang diberikan Puskesmas Kepanjen," kata dr. Ruri.
Ia pun mengakui, area UPT Puskesmas Kepanjen memang butuh dilakukan perluasan ataupun pemindahan tempat ke lokasi yang lebih besar. Pasalnya, untuk rata-rata setiap harinya UPT Puskesmas Kepanjen memberikan pelayanan kepada 150 sampai 200 orang.
Mengenai rencana perluasan area UPT Puskesmas Kepanjen maupun rencana pemindahan ke lokasi yang lebih luas, pihaknya menunggu keputusan dari Bupati Malang HM. Sanusi. "Untuk rencana relokasi masih menunggu ketersediaan anggarannya. Kalau tanah Insya Allah kami sudah ada di Talangagung," tuturnya.
Lebih lanjut, di tengah keterbatasan yang ada, pihaknya bersama seluruh tenaga kesehatan UPT Puskesmas Kepanjen berkomitmen untuk terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang memerlukan pengobatan.
"Kami juga semangat menggunakan sarana prasarana serta sumber daya manusia yang ada. Untuk IGD, rawat inap dan bersalin 24 jam, kalau untuk poli menyesuaikan jam pelayanan," imbuhnya.
Di sela-sela kunjungan Bupati Malang HM. Sanusi di UPT Puskesmas Kepanjen, pihaknya juga mengajukan bantuan peralatan kesehatan berupa USG portable. Menurutnya, alat itu penting untuk memberikan pelayanan maksimal kepada ibu-ibu yang akan bersalin di pelosok-pelosok desa.
"Tadi kami telah mengajukan untuk USG portabel. Karena kami sering memberikan pelayanan ke desa-desa. Alhamdulillah di acc," pungkasnya. (Mid-Red)




