Jayapura – Polda Papua bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Papua melaksanakan Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Sinergi dalam Menjaga Kebebasan Pers Menuju Papua Damai” di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan dialog interaktif tersebut menghadirkan PS. Kaurmitra Bidhumas Polda Papua AKP Sebastianus Amandus Anoith dan Ketua AMSI Papua Jean Bisay sebagai narasumber, dipandu presenter Ade Irvan. Dialog berlangsung secara interaktif dan membahas berbagai isu terkait kebebasan pers, penanganan hoaks, hingga sinergi antara insan pers dan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua.
Dalam dialog tersebut, Jean Bisay menyampaikan bahwa kebebasan pers di Papua perlu terus dijaga melalui perlindungan terhadap jurnalis, penguatan profesionalisme media, serta peningkatan literasi digital di tengah maraknya penyebaran hoaks di media sosial.
“Jurnalisme bukan soal viral, tetapi soal kebenaran dan kepentingan masyarakat. Karena itu setiap informasi harus diverifikasi sebelum dipublikasikan,” ujarnya.
Sementara itu, AKP Sebastianus Amandus Anoith menegaskan bahwa Polri mendukung kebebasan pers dan terus membangun sinergi dengan insan media dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua tetap aman dan kondusif.
“Kami memahami bahwa kondisi geografis Papua memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi informasi. Namun hal itu bukan menjadi penghalang untuk terus membangun kerja sama antara kepolisian dan insan pers demi menjaga situasi Papua tetap aman dan damai,” ungkapnya.
Selain membahas kebebasan pers, dialog tersebut juga menyoroti pentingnya mengantisipasi penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan di masyarakat. Masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi dengan selalu melakukan pengecekan terhadap sumber berita.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan antara Polri dan insan pers semakin kuat dalam menghadirkan informasi yang edukatif, menyejukkan, dan membangun optimisme masyarakat di Papua.




