Lumajang – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Selamet di Dusun Ledok RT 003 RW 002, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga Sabtu (23/5/2026), progres pembangunan rumah telah mencapai 30,19 persen.
Meski pengerjaan belum mencapai setengah dari target pembangunan, bentuk rumah yang berdiri kokoh sudah mulai terlihat nyata. Kondisi tersebut menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi Selamet dan keluarganya yang selama ini mendambakan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Babinsa Pasirian Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Eko Prasetyo, yang turut mendampingi pelaksanaan program tersebut mengatakan bahwa perkembangan pembangunan memberikan semangat baru bagi penerima bantuan.
“Walaupun progres baru mencapai 30,19 persen, wujud rumah sudah mulai terlihat. Kami ikut senang melihat Pak Selamet dan keluarganya begitu antusias. Senyum beliau menjadi bukti bahwa program ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, program Rutilahu bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi juga menghadirkan harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.
“Rumah yang layak akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah bersama TNI untuk membantu masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang lebih baik,” tambahnya.
Dengan dukungan berbagai pihak dan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan rumah tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga Selamet dan keluarganya dapat menikmati hunian baru yang lebih sehat dan layak huni.
Senyum bahagia yang mulai terpancar dari wajahnya menjadi gambaran nyata bahwa setiap tahap pembangunan membawa harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik. (Pendim 0821).

