Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Jawa Timur Kunjungi BIB Singosari "Perkuat Inseminasi Buatan, Swasembada Daging Bisa Dicapai dalam Tiga Tahun.

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-28T14:50:15Z


Malang.


Gubernur Jawa Timur, Hj. Dr. (HC) Khofifah Indar Parawansa, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026) Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian dalam mempercepat pembangunan peternakan melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan dan pengembangan sumber daya genetik ternak unggul.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan swasembada daging apabila potensi daerah-daerah sentra peternakan terus diperkuat melalui optimalisasi program inseminasi buatan serta didukung oleh petugas teknis yang kompeten,Ujarnya.


"Kita punya potensi swasembada daging. Daerah-daerah yang sudah bagus harus terus didorong melalui inseminasi buatan dan didukung petugas teknis yang kompeten. Kalau itu bisa dimaksimalkan, saya optimistis dalam tiga tahun swasembada daging dapat tercapai," pungkasnya ibu Khofifah.


Gubernur juga mengapresiasi berbagai inovasi dan capaian BBIB Singosari dalam pengembangan genetik ternak nasional.


"Kekuatan BBIB Singosari luar biasa. Uji coba Belgian Blue sudah sukses, sementara pengembangan Wagyu juga sangat menjanjikan. Tinggal bagaimana kita menyiapkan edukasi bagi peternak agar potensi genetik tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Kita semua harus mendorong dan mendukung agar apa yang dilakukan BBIB Singosari terus ditingkatkan. Keberadaan BBIB Singosari juga dapat dimanfaatkan oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia," tambahnya.


Sementara itu, Kepala BBIB Singosari, Dr. drh. Akbar, M.P., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Jawa Timur beserta dukungan Pemerintah Provinsi terhadap pengembangan peternakan nasional.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur yang telah berkenan mengunjungi BBIB Singosari. Keberadaan kami di sini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertanian dalam mendukung Jawa Timur sebagai lumbung peternakan nasional," ujar Akbar.


Akbar menjelaskan bahwa BBIB Singosari merupakan pusat pengembangan genetik ternak nasional yang berperan dalam penyediaan bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas peternakan Indonesia. Saat ini, BBIB Singosari mengelola 165 pejantan sapi unggul yang terdiri atas berbagai bangsa ternak, 30 pejantan kambing, 279 ekor sapi perah, serta 411 ekor bibit kambing sebagai sumber pengembangan bibit ternak nasional. Hingga Juni 2026, BBIB Singosari telah memproduksi 895.559 dosis semen beku untuk mendukung pelaksanaan inseminasi buatan di berbagai wilayah Indonesia.


Lebih lanjut, Akbar menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu wilayah prioritas pelayanan BBIB Singosari.


"Rata-rata lebih dari 50 persen distribusi semen beku kami setiap tahunnya dimanfaatkan oleh kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. Selain mendukung peningkatan mutu genetik ternak di Jawa Timur, semen beku BBIB Singosari juga didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur kepada BBIB Singosari dan terhadap pembangunan peternakan Indonesia," Pungkasnya.


Kunjungan Gubernur Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian dalam mengembangkan teknologi reproduksi ternak, mempercepat peningkatan populasi dan produktivitas ternak, serta memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai lumbung peternakan nasional yang berkontribusi besar terhadap terwujudnya ketahanan pangan Indonesia).(humas BIB. -Singosari )