Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pengawasan Kolaboratif WNA Berbuah Penghargaan bagi Kakanwil Imigrasi Bali

Minggu, 05 Juli 2026 | Juli 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-05T10:58:19Z

 


BADUNG – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah Inovasi dan Kontribusi untuk Bali Nusa Tenggara 2026 (detikBali-Nusra Awards 2026). Acara malam penghargaan tersebut berlangsung di Grand Ballroom The Trans Resort Bali, Badung, Jumat (3/7).


Dalam ajang penghargaan tahunan yang dihadiri langsung oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung itu, Felucia Sengky Ratna meraih penghargaan pada kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan dengan subkategori Pelopor Pengawasan Kolaboratif untuk Pariwisata Bali Berkualitas.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan responsif Felucia dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta ketertiban keimigrasian di Pulau Dewata. Di bawah kepemimpinannya, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Bali dinilai konsisten bergerak cepat dalam menyikapi berbagai pelanggaran hukum keimigrasian.


Salah satu terobosan yang dihadirkan adalah pembentukan Satgas Dharma Dewata. Satuan tugas khusus ini secara rutin melakukan patroli di berbagai titik strategis dengan konsentrasi aktivitas warga negara asing (WNA) yang tinggi di Bali.


"Pembentukan Satgas Dharma Dewata merupakan wujud komitmen nyata kami dalam menjaga Bali agar tetap menjadi destinasi internasional yang aman, nyaman, dan tertib. Melalui sinergi antarinstansi dan keterlibatan aktif masyarakat, kami memastikan upaya pengawasan tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, melainkan juga pada langkah-langkah pencegahan (preventif) yang berkelanjutan," ujar Felucia Sengky Ratna usai menerima penghargaan.


Prestasi yang diraih Felucia Sengky Ratna semakin prestisius karena ia bersanding dengan sejumlah tokoh nasional dan menteri kabinet yang juga dinilai memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah.


Pada kategori yang sama, Menteri Perdagangan H. Zulkifli Hasan menerima penghargaan subkategori Integrasi Rantai Distribusi Pangan Bali dan Nusa Tenggara. Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono meraih penghargaan sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Transformasi Koperasi.


Kehadiran para menteri negara sebagai sesama penerima penghargaan menegaskan bahwa langkah kolaboratif yang diinisiasi Imigrasi Bali berada pada level strategis yang sejalan dengan program-program percepatan nasional.


Dalam mewujudkan ekosistem pariwisata Bali yang berkualitas, Ditjen Imigrasi Bali di bawah kepemimpinan Felucia Sengky Ratna terus menjalin kolaborasi multisektor dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku industri pariwisata, hingga masyarakat lokal.


Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk mendeteksi secara dini potensi permasalahan yang melibatkan wisatawan asing, sekaligus merumuskan langkah penanganan yang cepat dan tepat sasaran.


Melalui berbagai langkah tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali membuktikan transformasi perannya. Imigrasi tidak lagi sekadar menjadi pintu gerbang keluar masuk orang asing, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendukung terwujudnya tata kelola pariwisata Bali yang tertib, aman, dan berkelas dunia. :::