Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ulang Tahun PAN ke 28, mengusung tema Gerak Cepat Bantu Rakyat Tebus Murah 3.500 Paket Sembako seharga 10 ribu.

Sabtu, 29 Agustus 2026 | Agustus 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-29T09:44:00Z

 


MALANG,  


Partai Amanat Nasional (PAN) kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui rangkaian kegiatan kerakyatan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) PAN. Kegiatan tersebut digelar di lapangan parkir Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).


Kegiatan dikemas dengan berbagai agenda, mulai dari lomba-lomba rakyat, hiburan, hingga program tebus murah sembako. PAN menyiapkan 3.500 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat yang hadir.


Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PAN untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.


“Memang ini komitmen dari Partai Amanat Nasional, arahan Ketua Umum Pak Zulkifli Hasan, gerak cepat bantu rakyat. Kita tahu di situasi ekonomi mungkin sekarang harga-harga ada juga yang tinggi. Ini upaya kita untuk bisa membantu masyarakat,” kata Putri.


Paket sembako yang disiapkan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, gula, tepung, teh dan kopi. Paket yang nilai normalnya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp10 ribu.


Putri menjelaskan, program tersebut tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan seremonial HUT PAN. Kehadiran kader dan anggota legislatif PAN di tengah masyarakat juga menjadi momentum untuk menyerap secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.


Lapor PAN Serap Aduan Warga


Selain tebus murah sembako, PAN juga memperkuat program Lapor PAN, sebuah kanal pengaduan masyarakat yang menjadi sarana untuk menerima dan menindaklanjuti berbagai persoalan warga.


Aduan yang masuk beragam, mulai dari persoalan sosial, kesehatan, kepesertaan BPJS, bantuan sosial hingga ketidaksesuaian data kesejahteraan masyarakat.


Menurut Putri, salah satu persoalan yang belakangan cukup banyak disampaikan masyarakat adalah masalah desil kesejahteraan.


Ia mencontohkan adanya warga yang kondisi ekonominya masih tergolong membutuhkan bantuan, tetapi dalam data justru masuk kategori desil 9 atau 10.


“Banyak aduan masalah desil. Ada yang desilnya tidak sesuai, rumahnya listriknya masih 900, kemudian upahnya di bawah UMR, tetapi masuk desil 9 atau desil 10. Ini juga sedang kami tangani melalui anggota DPR RI di komisinya masing-masing dan terus kami suarakan,” jelasnya.


Putri menegaskan, aduan masyarakat tersebut tidak berhenti pada pencatatan. PAN berupaya melakukan tindak lanjut melalui jalur yang sesuai, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun memperjuangkannya melalui anggota DPR RI.


Untuk persoalan BPJS, misalnya, terdapat warga yang melaporkan kepesertaannya tidak aktif. Aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti agar masyarakat dapat kembali memperoleh akses layanan jaminan kesehatan.


Sementara terkait data desil, masyarakat yang mengalami ketidaksesuaian diarahkan untuk melakukan klarifikasi melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat sehingga kondisi sosial ekonominya dapat diverifikasi kembali.


“Kalau contoh, ada yang lapor BPJS-nya mati, kami segera tindaklanjuti untuk diaktifkan kembali. Ada yang salah desil, segera diklarifikasi di kelurahan setempat supaya bisa dapat bansos lagi, dapat KJB lagi, macam-macam permasalahannya. Ada juga advokasi hukum,” ujarnya.


Targetkan 30 Ribu Jamaah


Kegiatan PAN di Kabupaten Malang tersebut juga ditargetkan mampu menarik kehadiran masyarakat dalam jumlah besar. Penyelenggara memperkirakan sekitar 30 ribu jamaah dapat hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan.


Selain sembako murah, masyarakat juga diajak memeriahkan kegiatan melalui berbagai lomba rakyat.


“Insyaallah targetnya sekitar 30-an ribu. Untuk hari ini sembakonya 3.500 paket. Insyaallah semua pengunjung yang hadir, senang bersama ini, bersama memeriahkan dengan lomba-lomba ini, semua akan mendapatkan sembako,” ungkapnya.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan PAN kepada masyarakat di Kabupaten Malang. Partai tidak hanya mengandalkan agenda politik formal, tetapi juga berusaha membangun komunikasi melalui kegiatan sosial dan penyerapan aspirasi secara langsung.


PAN Bidik Tiga Besar Pemilu 2029


Di balik kegiatan sosial tersebut, PAN juga mulai memperkuat konsolidasi politik menuju Pemilu 2029.


PAN menargetkan mampu masuk dalam tiga besar partai politik pada Pemilu mendatang. Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PAN untuk memperkuat basis dukungan sekaligus mempertahankan komunikasi dengan masyarakat hingga tingkat bawah.


“Insyaallah tiga besar. Mudah-mudahan dengan doanya semua,” kata Putri.


Menurut PAN, kegiatan seperti tebus murah, lomba rakyat dan Lapor PAN merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat secara berkelanjutan.


Momentum HUT PAN tahun ini pun dimanfaatkan untuk memperluas ruang interaksi antara partai dan masyarakat. Persoalan warga yang muncul di lapangan diharapkan dapat menjadi bahan advokasi bagi kader serta anggota legislatif PAN di tingkat daerah maupun pusat.


Dengan menggabungkan kegiatan sosial, pelayanan pengaduan dan konsolidasi masyarakat, PAN ingin memastikan kehadiran partai tidak hanya terasa ketika memasuki tahun politik, tetapi juga melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehari-hari, imbuhnya (Mid - Red)