Header Ads

Kodim 0808/Blitar Memperingati Upacara Bendera Hari Pahlawan





Blitar, Jatim - Komando Distrik Militer (Kodim) 0808/Blitar menggelar Upacara Bendera dan mengheningkan Cipta selama 60 detik untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2019, bertempat di depan halaman Makodim 0808/Blitar Jl. Ahmad Yani No. 06 Kota Blitar, Minggu (10/11/2019).

Bertindak sebagai Irup yaitu Danramil 0808/14 Kesamben Kapten Kav Ahmad Basyar, untuk Komandan Upacara Kapten Inf Sukardi, dihadiri seluruh prajurit TNI dan ASN Kodim 0808/Blitar.

Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 kali ini mengusung tema “Aku Pahlawan Masa Kini”, diharapakan setiap insan masyarakat Indonesia memiliki semangat kepahlawanan dan tergerak hatinya untuk berjuang membangun Negeri sesuai dengan kemampuan.

Danramil 0808/14 Kesamben Kapten Kav Ahmad Basyar sebagai Inspektur Upacara (Irup) saat membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara, mengatakan bahwa setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu Negara, hendaknya perlu terus ditumbuh kembangkan di dalam hati sanubari segenap insan warga Negara Indonesia.

Dengan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa "....hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar...". Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan masa kini.

Lanjut menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau meragukan orang lain dan sebagainnya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional.

Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu Negara dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan negeri ini terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling manghasut dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun Negara menuju Indonesai maju, ujarnya (Red).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.