Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Malang Kunjungi SMPN.1 Tumpang, Jadi Titik Awal Akselerasi Menuju Sekolah Unggulan

Selasa, 27 Januari 2026 | Januari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T06:14:40Z


 Tumpang -Malang. Kab. 


SMP Negeri 1 Tumpang menatap arah baru pengembangan sekolah usai menerima kunjungan Bupati Malang Drs. H. Sanusi. Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mempercepat langkah menuju status sekolah unggulan di wilayah Kecamatan Tumpang, dengan penekanan pada kualitas akademik, penguasaan teknologi digital, dan penguatan karakter berbasis lingkungan.


Kepala SMPN 1 Tumpang, Umi Chapsah, S.Pd., M.Pd.,kepada Awak Media Mengatakan atas nama Lembaga Sekolah kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Malang Abah Sanusi, Kunjungan tersebut bukan hanya bentuk perhatian pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tantangan sekaligus dorongan moral bagi seluruh warga sekolah kami untuk bergerak lebih progresif dan terus berkarya. 

“Kunjungan ini menjadi kekuatan bagi kami. Dalam waktu yang sangat singkat, kami ditantang menyiapkan satu kegiatan besar yang melibatkan anak-anak. Alhamdulillah bisa kami wujudkan, dan ini menjadi pemicu untuk melangkah lebih maju,” ujarnya.


Menurut Bu Umi panggilan Akrabnya SMPN 1. Tumpang tengah memantapkan diri sebagai sekolah unggulan dengan menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan pembiasaan karakter. Target utama sekolah adalah meningkatkan jumlah siswa dengan capaian nilai akademik di atas 90, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk menembus sekolah-sekolah favorit tingkat nasional.

“Kami ingin peningkatan akademik ini benar-benar terukur. Jumlah anak dengan nilai di atas 90 harus terus bertambah, termasuk peluang masuk ke SMA unggulan seperti Taruna Nusantara,” katanya.


Di sisi lain, penguatan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk mendukung pembelajaran berbasis digital. Sekolah menargetkan agar siswa dapat melakukan praktik teknologi informasi secara rutin dalam aktivitas belajar sehari-hari.

“Anak-anak harus terbiasa dengan digital IT. Karena itu, kami sangat membutuhkan tambahan ruang praktik agar pembelajaran tidak hanya teori, tetapi benar-benar aplikatif,” ucapnya, 


Tak hanya fokus pada akademik dan teknologi, SMPN 1 Tumpang juga mengembangkan pembiasaan berbasis lingkungan dan kearifan lokal melalui program agrosayur, budidaya anggrek, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong kreativitas dan kemandirian siswa.

“Melalui pembiasaan ini, anak-anak punya pengalaman nyata. Mereka belajar bertani, mengenal budaya, belajar coding, bahkan diarahkan agar kelak mampu menjadi konten kreator atau pemandu wisata di wilayah Tumpang,” jelasnya.


Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sekolah berwawasan lingkungan atau Adiwiyata, di mana setiap kelas memiliki tanggung jawab menanam, merawat, hingga memanen tanaman di lingkungan sekolah.

“Kegiatan menanam sampai panen ini kami jadikan kebiasaan. Selain menanamkan tanggung jawab, juga untuk menambah ruang hijau di sekolah,” tambahnya. 


Pihak sekolah menyambut positif sinyal dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang yang disampaikan dalam kunjungan tersebut, baik dalam bentuk bantuan sarana prasarana maupun penguatan program agro. Dukungan itu diharapkan menjadi fondasi kuat bagi SMPN 1 Tumpang untuk tumbuh sebagai sekolah unggulan yang adaptif terhadap tantangan zaman.


sebagai informasi, kebanggan bagi SMPN 1 Tumpang telah dinyatakan di terima sebagai siswa baru di SMA Taruna Nusantara. dalam kunjungannya di dampini Kepala Dinas Pendidikan, Abah Sanusi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi tersebut. 


ia menambakan, di akhir kunjungan Bupati Malang  melakukan penandatanganan deklarasi SMPN 1 Tumpang sebagai sekolah ramah anak dan sekolah anti perundungan, dengan harapan di mulai dari SMPN 1 Tumpang menjadi sekolah percontohan bagi sekolah lain kata Bupati Malang, (Mid)